Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Pelajaran Dari Ulat Yang Bermetaformosis Menjadi Kupu-Kupu

Pelajaran Dari Ulat Yang Bermetaformosis  Menjadi Kupu Pelajaran Dari Ulat Yang Bermetaformosis  Menjadi Kupu-KupuSuatu dikala seorang laki-laki yang sedang duduk berlindung di bawah sebuah pohon melihat sebuah kepompong yang menggantung di salah satu ranting pohon itu. Tampak olehnya dari kepompong itu ada sebuah lobang kecil dan kupu-kupu yang berusaha keluar dari dalamnya.Sudah cukup usang kupu-kupu itu berjuang untuk sanggup keluar melalui lobang kecil dengan tubuh kupu-kupu yang lebih dari lobang kepompongnya. Karena merasa kasihan sang cowok kemudian mengabll pisau yang dibawanya dan menciptakan lobang yang lebih besar.

Kupu-kupu kemudian dengan gampang cepat keluar. Tetapi Apa yang dilihat cowok itu, badannya kelihatan lemah, dan sayapynya lisut atau tidak mengembang. Cukup usang juga diperhatikannya kupu-kupu yang dibantunya keluar dari kepompong itu, beliau berharap kupu-kupu akan merentangkan sayapnya yang bagus dan terbang dari satu bunga ke bunga lain. Tetapi, apa yang terjadi? ternyata tidak, kupu-kupu hanya sanggup merayap di tanah, tidak pernah sanggup terbang.

Nah, di balik niat baik, dan kemurahan hati cowok ini, yang tidak diketahuinya yakni bahwa lobang kepompong yang sempit, yang menciptakan kupu-kupu perlu usaha keras, dan waktu yang usang supaya sanggup keluar dari lobang itu, yakni cara yang sudah dirancang oleh Allah supaya cairan dalam tubuh kupu-kupu itu mengalir ke dalam sayapnya, waktu kupu-kupu itu berusaha keluar, sehingga sayapnya sanggup mengembang dan segera terbang sesudah keluar dari kepompong

Lalu, mencar ilmu dari kupu-kupu itu, adanya kesulitan, masalah, kendala, petaka dalam hidup sesungguhnya membawa pesan tersirat untuk kita. Semua menjadi ujian, tantangan, dan pelajaran kehidupan bagi manusia, supaya insan menjadi lebih berpengaruh dan bijak. Usaha keras, usaha yakni bab kehidupan yang kita butuhkan. Jika Allah selalu memperlihatkan kita kehidupan yang serba gampang dan tanpa kendala, kita juga akan lemah dan lumpuh. Ingat kisah ikan salmon yang sebagian besar mati dalam kolam besar air bahari sesudah ditangkap nelayan, tetapi dikala beberapa ikan hiu kecil dimasukan ke dalam kolam itu, sebagian besar ikan salmon itu tetap hidup hingga ke daerah penampungan

Tubuh kita juga sama saja. Tubuh akan tumbuh dan berkembang jikalau mendapat tantangan dan ujian yang cukup. Ketika diberi beban yang menantang dan berulanglah maka tulang-tulang dan otot-otot kita akan berkembang, berpengaruh dan kokoh. Lihat saja mereka yang ikut latihan kebugaran, ototnya membesar, dadanya membusung. Sebaliknya perhatikan mereka yang terbaring di daerah tidur, otot-ototnya mengecil, badannya lemah. Keadaan yang sama juga terjadi pada organ tubuh lain. Otak, jantung alasannya sering diberi beban kerja lebih berat, alasannya sering dipacu, jantung lebih sehat, orang jadi pinter.

Karena melihat samudra yang luas, ombak besar yang memghempaskan, insan kemudian terpacu menciptakan kapal yang besar. Karena tidak bersayaplah insan kemudian berusaha menciptakan kapal terbang sehingga kita kini sanggup melayang diangkasa, menjelajahi dunia dengan mudah.

Bahkan, penyakit yang kita deritapun ada hikmah, ada rencana Tuhan yang tidak sepenuhya kita pahami. Ketika sakit lah kita sadar berhaganya kesehatan, kita sadar perlunya gaya hidup sehat, kita termotivasi untuk berhenti merokok. Di kala sakitlah kita mencar ilmu bersyukur dengan nikmat Allah yang selama ini kita abaikan begitu saja, apakah itu jantung, mata, pendengaran, paru, ginjal atau bahkan sebuah sendi saja. Ingin tahu berapa harganya sebuah ginjal? Coba tanyakan kepada mereka yang banyak terbaring di ruang hemodialisa. Kalau mereka orang kaya, berapapun kekayaannya, andaikan sanggup dikembalikan lagi ginjal mereka yang sehat sebelumnya, kekayaannya itu akan digunakannya.

Anda niscaya ingat orang terkaya di dunia Steve Job, "apa ucapannya dikala lemah terbaring di daerah tidur?" Dengan uang yang beliau punyai, semua sanggup beliau beli, apakah pesawat pribadi, kapal pesiar, rumah, mobil, peristirahatan yang glamor dan lain sebagainya. Tapi, yang tidak sanggup Saya beli yakni yang mau menggantikan aku di daerah tidur ini. Dengan ujian sakit banyak orang yang kemudian spiritualitas dan kesadaran Agamanya menjadi lebih baik.

Jadi, kesulitan, hambatan, dilema dalam kehidupan ini, sesungguhnya yakni suatu bentuk ujian, rancangan Allah untuk menempa kita supaya kita lebih kuat, baik, dan bijak.


Sumber : Amira Ayad - Healing Body and Soul
               Irsyal Rusad - kompas.com
loading...

Related : Pelajaran Dari Ulat Yang Bermetaformosis Menjadi Kupu-Kupu