Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Persiapkan Nirwana Dunia Sebagai Bekal Nirwana Akhiratmu


Persiapkan Surga Dunia Sebagai Bekal Surga Akhiratmu Persiapkan Surga Dunia Sebagai Bekal Surga Akhiratmu

Manusia kadang resah memikirkan nirwana yang dijanjikan Allah SWT. Selalu terjadi tanya jawab dikalangan awam bagaimana sebetulnya nirwana itu. Bahkan dikalangan ulama pun terjadi perbedaan pendapat ihwal suasana, situasi dan hukum mainnya. Belum lagi perdebatan siapa yang akan masuk surga. Ada yang bilang cukup ibadah wajib dilakukan dengan baik. Ada juga yang mencari nirwana hanya dengan doa-doa mustajab. Ada juga yang terus berbuat nista tapi segera menutupi kenistaan dengan ibadah haji dan umrah.

Kita sering lupa bahwa masuk nirwana itu tidak menunggu mati. Sejak lahir, Allah SWT sudah mengatakan nirwana kita masing-masing kepada kita dengan gamblang dan terperinci dan pastinya sanggup kita dapatkan dikala itu juga. Maka, alasannya ialah ketidaktahuannya, insan menafikan keberadaan nirwana yang sdh terperinci itu alasannya ialah tidak punya keyakinan bahwa nirwana sdh tersedia semenjak bayi dilahirkan.

Parahnya, kebanyakan insan tidak sadar, bahwa ia harus berjalan jauh menuju nirwana dan merelakan dirinya berjalan melewati neraka dunia. Mereka berusaha senang dengan mengorbankan kesepakatan Allah SWT -yaitu surga- yang telah dipersiapkan Allah SWT untuk kita.

Surga yang fana ada di dunia dan nirwana dunia ialah bekal kita menikmati nirwana darul abadi yang kekal. Apabila kita mendapat nirwana dunia yang fana yaitu kebahagiaan hakiki maka kita niscaya akan mendapat nirwana darul abadi yang kekal. Kebahagiaan hakiki ialah kebahagiaan pada jalan Allah, bukan kebahagiaan semu yang ditopang oleh hal-hal yang haram.

Sekarang kita bicara ihwal persiapan menuju nirwana darul abadi yang kekal awet yang sejalan dengan kebahagiaan hakiki.

Pagi hari kita mulai dengan ibadah mahdhah berjamaah bersama keluarga dengan khusu dilanjut dengan doa-doa ditambah dengan munajat dan muhasabah ditutup dengan istighfar.

Surga telah kita dapatkan!

Duduk menikmati secangkir teh hangat dipadu dengan senyum pasangan kita dan celoteh anak2 ditutup dengan sarapan sederhana dan berpamitan meninggalkan rumah untuk melakukan kiprah masing-masing.

Surga telah kita dapatkan lagi!

Keluar dari rumah, menyapa dan senyum kepada tetangga, satpam dan petugas kebersihan. Mereka membalas dengan sapaan dan senyuman yang ikhlas. Hati berbinar pikiran cemerlang.

Surga telah kita dapatkan lagi dan lagi!

Sampai dikantor kita niatkan bekerja dengan baik dan bertanggung jawab. Tidak korupsi harta dan waktu demi mendapat rejeki yang halalan thayyiban. Membantu rekan yang mendapat kesulitan dengan senyum dan kesabaran. Apabila di bentak dan dihina tidak membalas dengan keburukan yang sama tetapi tetap dengan menjaga senyum dan keramahan.

Surga telah kita dapatkan lagi dan lagi dan lagi!

Pulang kembali kerumah dengan senyum kepada semua yang kita lewati. Sopir langsung atau sopir angkot berulah yang kurang baik kita beri senyum dan nasehat. Ditengah perjalanan, pasangan menelepon menanyakan kabar kita dan menitipkan beberapa kebutuhan rumah, kita jawab dengan lembut dan berusaha memenuhi segala kebutuhan nya. Sampai dirumah disambut dengan senyuman oleh seluruh anggota rumah dengan penghormatan.

Surga telah kita dapatkan lagi dan lagi dan lagi dan lagi!

Selalu membuka mata dan pendengaran melihat dan mendengar sekeliling kita, apakah ada orang yang membutuhkan pemikiran, tenaga dan harta kita. Dan ketika ada orang yang sanggup kita bahagiakan maka hati kita menjadi senang dan nyaman.

Surga telah kita dapatkan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi!

Pada waktu senggang mementingkan bersilaturahmi mengunjungi orangtua, sanak kerabat dan teman-teman. Berkumpul bersama mereka, tertawa bersama, menyebarkan segala sesuatu yang sanggup dibagi. Oooo alangkah indahnya dunia.

Surga telah kita dapatkan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi!

Alam ialah nirwana dunia yang hakiki. Matahari dipagi hari hingga sore kemudian berganti bulan. Panas dan hujan kita syukuri. Gunung, hutan dan lautan kita pandangi sebagai perwujudan keindahan Allah SWT dan ke mahasucianNya.

Surga telah kita dapatkan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi dan lagi!

Memang tidak gampang menanggalkan kemarahan, kebencian dan semua sifat buruk. Tapi bertahan dalam kebaikan, kesabaran dan kerendah hati akan menciptakan kita menemukan nirwana kita, di dunia dan akhirat.

Bahagia itu ada kini dan di sini. Tinggal kita ucapkan selamat tiba kepadanya.


oleh : Ahmad Bagir
loading...

Related : Persiapkan Nirwana Dunia Sebagai Bekal Nirwana Akhiratmu