Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Jangan Biarkan Hatimu Memendam Benci, Karena Hati yang Sakit Selamanya Hanya Bisa Menyakiti...



Aku masih saja berjalan jauh, hingga ke sudut manapun saya tidak menemukannya. Semakin saya berjalan, langkahku semakin lelah untuk bertemu. Detak jangtungku tidak berirama, bahkan tatapan mata menjadi tak ada ruang. Aku tak karuan. Semenjak kau tidak lagi menjadi alasanku untuk tersenyum. 

Menemukan beberapa orang yang sedang berkelana pun bukan menjadi kesenanganku. Singgah di rumah mereka dalam beberapa ketika pun bukan menjadi keinginanku. Aku mencoba untuk tidak melihat sosokmu di setiap perjalananku dengan seseorang. Bukan alasannya yaitu ingin melupakan, tetapi tanpa sadar saya menyakiti mereka.

Setiap orang yang ditinggalkan dan meninggalkan akan mengalami hal yang sama, yaitu mencicipi sakit. Entahlah, bagi setiap orang itu hanyalah hal sepele. Bahkan ada yang menyebutnya sebagai ketidakdewasaan. Aku hanya tersenyum kecil ketika komentar itu melayang memasuki rongga telingaku. Mereka mencibir dan berkomentar, tanpa sadar mereka pun sedang mencicipi sakit di hatinya.

Ada hal yang kurenungkan, bukan ihwal sosoknya. Tetapi proses yang membawaku untuk menyadari akan arti sebuah kehilangan. Mereka yang fokus dengan sosoknya mungkin akan menyakiti dirinya sendiri dan orang lain, tetapi fokuslah dengan proses yang terjadi. Menangislah hingga telingamu mendengar, mencacilah hingga dirimu tertawa, bernyanyilah hingga kau dianggap absurd dan merenunglah bahwa kita terlalu berharga untuknya.

Aku harus bisa bangkit dan mempercepat langkahku. Bukan untuk mengejarnya, tentu tidak. Tetapi mengikhlaskannya dan memaafkan, yaitu obat yang akan menjadi mahal ketika kita memilikinya untuk berhenti mencintai seseorang. Ikhlas dan memaafkan yaitu dua hal dari sebuah perasaan yang semua orang memilikinya namun kadang menghilangkannya, yaitu kasih.

Kasih itu pemaaf, lemah lembut dan setia. Aku pernah mencintainya dan menawarkan duniaku untuknya, sama menyerupai dia. Dia meninggalkanku untuk saling berhenti menyakiti, itu yaitu bab dari kasih.
Maka, ketika kau ditinggalkan atau meninggalkan, berhenti untuk melihat kebencianmu. Orang yang pernah mencintaimu akan selalu mengasihimu. Karena kasih banyak bentuknya, merelakannya pun yaitu sebuah kasih. Hatiku tidak sakit dan saya tidak akan menyakiti orang lain. Aku mengasihimu.
idntimes.com




CAR,HOME,DESIGN,HEALTH,FOREX,LIFEINSURANCE,TAXES,INVESTING,BONDS,ONLINETRADING,SEO

loading...

Related : Jangan Biarkan Hatimu Memendam Benci, Karena Hati yang Sakit Selamanya Hanya Bisa Menyakiti...