Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Cara Terbaik Menyimpan dan Merawat Jilbab Kesayangan Kamu agar Awet

Cara Terbaik Menyimpan dan Merawat Jilbab Kesayangan Kamu semoga Awet Ilustrasi perempuan berhijab. Foto: Dok. Thinkstock

Jakarta -Bagi muslimah yang dalam kesehariannya selalu menggunakan jilbab, cara perawatan yang benar penting diketahui semoga koleksi jilbab kau tahan lama. Bagaimana caranya?

Pakar fashion dan editor in chief majalah muslimah Temi Sumarlin, menyampaikan bahwa perawatan jilbab perlu hati-hati. Jenis materi yang berbeda membutuhkan perawatan yang berbeda pula. Kerudung dengan detail payet atau manik-manik juga perlu dirawat secara khusus.
Cara Terbaik Menyimpan dan Merawat Jilbab Kesayangan Kamu semoga AwetIlustrasi perempuan berhijab. Foto: Thinkstock

"Meskipun sekarang sudah ada mesin pembersihan berteknologi tinggi, materi hijab yang halus atau dengan detail mote dan payet sebaiknya dicuci menggunakan tangan. Apalagi yang materialnya satin atau silk," saran Temi, ketika ditemui di program peluncuran mesin basuh hijab series dari Aqua Japan, Hotel Gran Mahakam, Jakarta Selatan, Rabu (26/7/2017),

Saran Temi lagi, jilbab sebaaiknya dicuci menggunakan air hambar dan deterjen yang lembut semoga tekstur kainnya tidak cepat berubah. Saat mengeringkan pun tidak perlu dengan tenaga yang kuat. Cukup peras dengan ringan dan dijemur di bawah sinar matahari.

Untuk penyetrikaan, Temi menyarankan untuk selalu mengatur suhu rendah atau medium. Apalagi untuk jenis kain tertentu, ibarat cerutti, silk, atau satin, setrika sebaiknya juga disetel pada suhu rendah.

Bagaimana dengan penyimpanannya? Apakah perlu cara khusus juga? Menurut desainer label Temiko ini, ia selalu menyimpan jilbab kesayangannya dengan cara digantung, tidak dilipat atau ditumpuk di lemari.
Cara Terbaik Menyimpan dan Merawat Jilbab Kesayangan Kamu semoga AwetIlustrasi perempuan berhijab. Foto: Thinkstock

"Hijab itu lebih baik digantung. Makara jikalau punya hanger celana yang ada penjepitnya, lebih baik dipakaikan dengan hanger itu sehingga bentuknya tidak akan cepat rusak, terus kita jadi tahu motif hijab yang kita miliki sehingga gampang ketika melaksanakan mix and match," tambahnya.

Dibandingkan dengan hanger khusus jilbab yang bertumpuk, Temi memang lebih suka menggunakan hanger celana alasannya ialah melihat kebiasaan perempuan yang cenderung terburu-buru di pagi hari dan kerap mengambil jilbab sembarangan. Ini akan menciptakan jilbab menjadi lebih berantakan.

Temi menyarankan untuk menggantungnya dengan cara dilipat dua kali, jangan berkali-kali. Cara ini untuk meminimalisir garis lipatan yang terbentuk dan menciptakan jilbab tampak tak rapi ketika dipakai.
Sumber detik.com
loading...

Related : Cara Terbaik Menyimpan dan Merawat Jilbab Kesayangan Kamu agar Awet