Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Mari Melihat azab Tuhan Dari Dekat.. Berikut Kisahnya! Semoga Yang Membagikan Artikel Ini Terhindar Dari Azab Allah. Amiin...


- Sebagian insan telah menyepelekan agama. Lebih dari menyepelekan, merekapun mengolok-olok dan menghina agama Allah. Dan mereka tidak sadar bahwa adzab Yang Mahakuasa selalu mengintai mereka tanggapan perbuatan mereka itu. Seandainya mereka dapat melihat adzab Yang Mahakuasa secara langsung, maka sekali-kali mereka tidak akan berani untuk melalaikan, mengolok-olok dan menghina agama Allah. Kita, tidak perlu marah ataupun benci kepada mereka, justru apabila kita memiliki ilmu yang yakin, kita akan merasa kasihan yang mendalam terhadap mereka, karena mustahil mereka akan lepas dari adzab tanggapan perbuatannya sendiri. Dan sesungguhnya adzab itu akan mereka tanggung di dunia ini juga. 

الله عذابا أليما في الدنيا والآخرة وما لهم في الأرض من ولي ولا نصير 

Yang Mahakuasa akan mengadzab mereka dengan adzab yang pedih di dunia dan di akhirat. dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pelindung dan tidak (pula) penolong di muka bumi.(Q.S 9:74) 
Kita dapat menyelidiki sendiri dalam kehidupan sehar-hari kita sendiri atau orang-orang disekitar kita. Kalau pemikiran kita cermat, kita dapat menemukan dan melihat bahwa setiap pelanggaran itu ada tanggapan pribadi yang harus di terima di dunia. Inilah yang saya maksud melihat Adzab Yang Mahakuasa dari dekat, biar kita bertakwa kepada-Nya. 

Tidaklah Yang Mahakuasa memerintahkan sesuatu kepada manusia, melainkan untuk kebaikan diri insan itu sendiri. Setiap pelanggaran terhadap perintah Yang Mahakuasa ada tanggapan berat yang harus di tanggung. 

واتبعوا أحسن ما أنزل إليكم من ربكم من قبل أن يأتيكم العذاب بغتة وأنتم لا تشعرون 

Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang adzab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kau tidak menyadarinya,(Q.S 39:55) 
Yang Mahakuasa juga berfirman : 

وذر الذين اتخذوا دينهم لعبا ولهوا وغرتهم الحياة الدنيا وذكر به أن تبسل نفس بما كسبت ليس لها من دون الله ولي ولا شفيع وإن تعدل كل عدل لا يؤخذ منها أولئك الذين أبسلوا بما كسبوا لهم شراب من حميم وعذاب أليم بما كانوا يكفرون 

Dan tinggalkanlah orang-orang yang menimbulkan agama mereka sebagai main-main dan senda-gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al Qur`an itu biar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak (pula) pemberi syafa`at selain daripada Allah. Dan kalau ia menebus dengan segala macam tebusan pun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka, disebabkan perbuatan mereka sendiri. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan adzab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu.(Q.S 6:70) 

Orang-orang kafir akan mendustakan ayat-ayat ini. Mereka mengatakan ini sekedar cara menakut-nakuti dan menipu umat, biar umat takut kepada seorang ocultis menyerupai Muhammad. Mereka tidak akan beriman hingga adzab di timpakan kepada mereka di dunia ini juga. Oleh karena itu munculnya adzab Yang Mahakuasa ialah bentuk kasih sayang Allah, biar mereka yang ingkar dapat melihat kebenaran ayat-ayatNya dan kembali kepadaNya. 

Kisah Nyata 

Berikut ini, saya akan mengemukakan sebuah dongeng konkret yang dibutuhkan menjadi pelajaran bagi kita semua. Kisah ini ialah dongeng konkret yang saya alami, bagaimana Yang Mahakuasa menunjukkan adzab dan ke maha kuasaan-Nya kepada hamba yang berbuat sesuatu secara berlebih-lebihan. Tak semata-mata Yang Mahakuasa menimbulkan suatu peristiwa pada diri seseorang, kecuali biar menjadi pelajaran bagi insan lainnya. Kisah ini merupakan pengalaman saya pribadi. Di dalamnya terkandung kejelekan diri saya pribadi. Tapi saya tidak bermaksud berbagi malu diri saya sendiri, melainkan berharap semoga ada pesan yang tersirat yang dapat dipetik oleh orang lain. Saya tidak merasa malu mengungkapnya. Justru saya merasa berdosa bila saya tidak memberikan dongeng ini. Sebab dongeng ini menjadi bukti akan kebenaran ayat-ayat Allah. 

Sebagian orang mungkin akan mengambil pesan yang tersirat dari dongeng ini, sebagian orang mungkin akan meragukan kebenarannya, sebagian orang mungkin akan mencemooh atau mengolok-ngoloknya atau menganggap dongeng ini sebagai khayalan saya saja. Saya tidak akan heran. Jangankan saya, nabi muhammad saja di dustakan. Tapi saya nyatakan bahwa apa yang saya kisahkan ini merupakan kejadian yang sebenarnya, bukan mimpi, bukan pula khayalan. 

Perintah Yang Mahakuasa Tentang Makan dan Minum 

Yang Mahakuasa telah berfirman : 

يا بني آدم خذوا زينتكم عند كل مسجد وكلوا واشربوا ولا تسرفوا إنه لا يحب المسرفين 

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang bagus di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Yang Mahakuasa tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.(Q.S 7:31) 

Persoalan makan minum, bukan masalah sepele. Manusia yang memakan makanan haram, akan terbakar dalam api nereka. Dan insan yang memakan makanan yang baik, tapi berlebih-lebihan dalam cara makannya, juga akan memperoleh adzab. Maha Benar Yang Mahakuasa dengan segala Firmannya.


sumber : jendu31.blogspot.co.id

Sumber https://social-trenz.blogspot.com
loading...