Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Polisi Hebat : Saya Rela Dan Ikhlas Hidup Di Gubuk dan Makan Tahu Tempe, Asalkan Keluarga Saya Tidak Makan Dari Penghasilan Haram


- Saya rela dan nrimo hidup digubuk menyerupai ini dan makan tahu tempe, asalkan keluarga saya tidak makan dari penghasilan yang haram,

Salut pak, anda salah satu Polisi Hebat yang saya kenal, Hebat dan Tangguh mengendalikan Hawa Nafsumu sendiri untuk tidak memakan yang lebih enak dan tidur yang lebih empuk dari gubukmu asalkan semua itu diperoleh dari yang halal.

Sungguh banyak yang terjerumus TAK KUAT melawan godaan ini.

InshaAllah Terberkahi pak Polisi. #POLISIHEBAT

#polisi #indonesia

”Ya Yang Mahakuasa Yang maha memiliki semua kerajaan (kekuasaan di alam semesta), Engkau berikan kekuasaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kekuasaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan-Mu lah segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”.[Ali ‘Imran/3:26].

Dan orang-orang yang dikehendaki dan dipilih-Nya untuk meraih kebahagiaan hidup yakni orang-orang beriman yang selalu berpegang teguh dengan petunjuk-Nya. Yang Mahakuasa berfirman:

Maka kalau datang kepadamu (wahai manusia) petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, maka beliau tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara (dalam hidupnya). [Thaha/20:123].

Dalam ayat lain, Yang Mahakuasa Azza wa Jalla berfirman:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Barangsiapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka bergotong-royong akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik/bahagia (di dunia), dan bergotong-royong akan Kami berikan jawaban kepada mereka (di akhirat) dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. [An-Nahl/16:97].

Mengkonsumsi harta yang haram yakni perbuatan maksiat kepada Yang Mahakuasa dan mengikuti langkah-langkah setan/Iblis. Yang Mahakuasa berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ ﴿١٦٨﴾ إِنَّمَا يَأْمُرُكُمْ بِالسُّوءِ وَالْفَحْشَاءِ وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kau mengikuti langkah-langkah syaithan alasannya yakni bergotong-royong syaithan yakni musuh yang faktual bagimu. Sesungguhnya syaithan itu hanya menyuruh kau berbuat jahat dan keji, serta mengatakan perihal Yang Mahakuasa apa yang tidak kau ketahui. [al-Baqarah/2:168-169].


sumber : voa-moeslim.com

Sumber https://social-trenz.blogspot.com
loading...