Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Wajib Diketahui! Inilah Kalimat Terlarang Saat Berdo'a Namun Sangat Sering Di Gunakan

- Berdoa merupakan acara spiritual seorang hamba untuk meminta sesuatu kepada yang pencipta. Bagi umat Islam, berdoa biasa dilaksanakan usai pelaksanaan salat baik wajib maupun sunnah.

Sebelum berdoa, umat Islam terbiasa melantunkan pujia-pujian terhadap Yang Mahakuasa melalui kalimat dzikir. Setelah itu, barulah memanjatkan apa yang menjadi keinginannya semoga dikabulkan Allah. Ternyata berdoa tidak sebatas berdzikir lalu meminta.


Lebih dari  itu, ada budbahasa yang mengaturnya. Ternyata ada kalimat terlarang yang tidak boleh diucapkan ketika sedang memohon kepada Yang Mahakuasa ini. Rasulullah menjelaskan kalimat ini sering diucapkan namun sesungguhnya tidak diperbolehkan. Apa kalimat terlarang tersebut?  

Ternyata kalimat ini sering diucapkan oleh sebagian umat Islam ketika berdoa. Bahkan beberapa diantaranya menganggap baik menggunakan kalimat ini. Karena memang, sepintas ibarat tidak ada yang salah dengan kalimat tersebut. 

Namun ternyata, Rasulullah SAW lebih mengetahui kehendak Yang Mahakuasa dibanding kita. Melalui Nabi Muhammad SAW, Yang Mahakuasa SWT memberikan bahwa kalimat ini tidak disukai-Nya dan umat dilarang mengucapkan ketika berdoa. 

Adalah kalimat “Ya Yang Mahakuasa jikalau Engkau berkenan maka berilah saya (isi permohonan)”, “Ya Yang Mahakuasa (isi permohonan) jikalau Engkau berkenan”  yang menjadi kalimat terlarang ketika berdoa. Sepintas tidak ada yang salah bukan? 

Bahkan beberapa diantara kita mungkin sering mengucapkannya usai salat. Kalimat ini terkesan lembut dan tidak memaksa Yang Mahakuasa dalam berdoa ketika meminta. Namun ternyata tidak diperbolehkan diucapkan ketika berdoa. Hadist perihal penjelasan ini diriwayatkan   Bukhari yang artinya: 

“Apabila salah seorang dari kalian berdoa, hendaklah ia sungguh-sungguh dalam memohon dan janganlah ia mengucapkan, ‘Ya Yang Mahakuasa jikalau Engkau berkenan maka berilah aku.’ Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya” (HR. Bukhari)

“Janganlah kalian mengucapkan ‘Ya Yang Mahakuasa ampunilan saya jikalau Engkau berkenan. Ya Yang Mahakuasa rahmatilah saya jikalau Engkau berkenan’. Tapi hendaknya ia sungguh-sungguh dalam memohon karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya” (HR. Bukhari)

Seorang hebat tafsir, Ibnu Abdil Barr menjelaskan perihal hadist tersebut. Menurutnya tidak ada yang dapat memaksa Yang Mahakuasa Subhanahu wa Ta’ala. Yang Mahakuasa hanya melaksanakan apa yang dikehendaki-Nya. Yang Mahakuasa hanya mengabulkan apa yang dikehendaki-Nya. 

Kalimat  ini dianggap tidak berdasar alasannya Yang Mahakuasa hanya melaksanakan apa yang dikehendaki-Nya. Ibnu Abdil Barr bahkan mengatakan bahwa ucapan ini hukumnya haram ketika berdoa. Sedangkan Imam Nawawi berpendapat bahwa hukumnya ialah makruh. Yang Mahakuasa SWT maha mengetahui Ilmu pengetahun.


sumber : infoyunik.com

Sumber https://social-trenz.blogspot.com
loading...

Related : Wajib Diketahui! Inilah Kalimat Terlarang Saat Berdo'a Namun Sangat Sering Di Gunakan