Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Wahai Para Suami, Andalah Sebab Utama Pudarnya Kecantikan Istri

- Semua benda yang gres dilihat atau gres dimiliki akan terlihat bagus dan memesona. Ketika barang atau benda itu dirawat dengan baik, ia akan tetap terlihat bagus. Tapi tidak selamanya. Sebab satu di antara abjad barang atau benda ialah mengalami penyusutan.

Penyusutan bersifat alami. Itu episode dari sunnatullah. Sebab tidak ada yang kekal, kecuali Tuhan Ta’ala. Semua makhluk-Nya pasti mengalami penyusutan.


Selain penyusutan, ada hal lain yang menjadikan sebuah benda atau barang terlihat kurang bagus. Ialah saat seseorang menemukan barang atau benda lain yang lebih bagus dan lebih canggih fiturnya. Kebanyakan insan mengalami hal ini. Sayangnya, tidak semuanya bisa mengambil pelajaran.

Istri itu makhluk Tuhan Ta’ala. Manusia. Ia tak ubahnya benda atau barang. Hanya, istri merupakan barang antik dan berharga. Begitu pun suami.

Istri pasti mengalami penyusutan. Usia bertambah. Kulit yang tak sebening dan sekencang dahulu. Wajah yang makin keriput. Rambut yang kian tak lembut dan lurus. Dan fungsi-fungsi badan yang mengalami penurunan.

Ini alami. Meski dibantu dengan make up dan perawatan secanggih apa pun, bau tanah itu kepastian. Penurunan kualitas tak mungkin dipungkiri.

Jika seorang suami mencicipi berkurangnya kecantikan istri karena penyusutan, hal ini bukan menjadi masalah. Asal ia tetap bersyukur dengan karunia Tuhan Ta’ala. Toh, beliau juga yang menjadi alasannya ialah penyusutan kualitas sang istri.

Akan tetapi, menjadi problem besar tatkala pudarnya pesona istri di hadapan suami terjadi karena alasannya ialah kedua.

Karena terlalu sering melihat sahabat kantor yang kencang-kencang dan bening-bening, bersihnya wajah istri yang senantiasa teraliri air wudhu jadi tertutup.

Sebab terlalu hobi menikmati tayangan iklan di televisi dan media umum dengan model nyaris tanpa busana, keanggunan istri dalam balutan busana syar’i pun kian tak terasa mengagumkan di hadapan suaminya.

Ketika terlalu sering berbincang dengan banyak wanita yang ramah dan gampang mendapatkan di aneka macam media, kesantunan istri dalam bertutur menjadi tak menarik lagi.

Ini merupakan fenomena final zaman. Masing-masing pihak memiliki saham sampai terjadinya kesalahan, tapi mereka berkelit dan melimpahkannya kepada pihak lain.

Wahai para suami, jangan terlalu sibuk menyalahkan istrimu. Wahai para suami, berkacalah dalam-dalam. Lihatlah ke dalam dirimu sendiri. Bukan soal memberi modal atau tidak, ada hal lain yang lebih penting terkait pudarnya pesona kecantikan istrimu.

Engkaulah yang bertanggungjawab dan akan dituntut pertama kali!

Wallahu a’lam. [Pirman/Keluargacinta.com]

Sumber https://social-trenz.blogspot.com
loading...

Related : Wahai Para Suami, Andalah Sebab Utama Pudarnya Kecantikan Istri