Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Sering Dianggap Sepele, Inilah Hukumnya Jika Pria Berpakaian Melebihi Mata Kaki.. Bantu Sebarkan!

- Bagi kaum muslim pakaian merupakan salah satu identitas diri. Ada aurat yang harus ditutupi sebagai jalan menjaga kehormatan. Bagi wanita, pakaian yang dikenakan harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.

Berbeda dengan wanita, pria juga memiliki aturan berpakaian tersendiri. Salah satunya tidak boleh berpakaian melebihi dari mata kaki atau disebut dengan isbal. Model berpakaian ibarat ini sering kali membuat pria muslim terlihat aneh.

Sebagian mengatakan bahwa hal ini tidak mengikuti perkembangan fashion, terlalu kuno, dan terlihat asing. Tapi perlu diketahui, bila melanggar aturan ini akan mendapat sanksi dari Tuhan subhanahu wa ta'ala yang begitu pedih. Seperti apa sanksi pria yang berpakaian melebihi mata kaki? Berikut ulasannya.


Berpakaian Isbal atau menjulurkan kain di bawah mata kaki terlarang dalam Islam. Bahkan Nabi Muhammad SAW melarang keras umatnya melaksanakan hal tersebut. Hukuman yang dijanjikan Tuhan subhanahu wa ta'ala pada golongan ini ialah neraka. Nabi SAW menjelaskan dalam hadistnya yang berarti:

“Kain yang panjangnya di bawah mata kaki tempatnya ialah neraka” (HR. Bukhari 5787)

Nantinya orang yang melaksanakan Isbal pada hari selesai zaman juga tidak akan diajak bicara oleh Tuhan subhanahu wa ta'ala, tidak akan sama sekali dipandang dan tidak akan disucikan. Siksaan pedih juga menanti mereka yang menjulurkan pakaiannya. Dalam hadist riwayat Muslim Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda yang artinya:

“Ada tiga jenis insan yang tidak akan diajak biacara oleh Tuhan subhanahu wa ta'ala pada hari Kiamat, tidak dipandang, dan tidak akan disucikan oleh Tuhan subhanahu wa ta'ala. Untuk mereka bertiga siksaan yang pedih. Itulah laki-laki yang isbal, orang yang mengungkit-ungkit sedekah dan orang yang melariskan barang dagangannya dengan sumpah palsu”. (HR. Muslim, 106)

Berdasarkan dalil di atas para ulama sepakat bahwa hukum isbal atau memanjangkan pakaian melebihi mata kaki ialah haram. Namun ada pendapat ulama lain yang menyatakan makruh, bila melakukannya dengan tidak ada unsur sombong. 

“Ada seorang lelaki yang kainnya terseret di tanah alasannya sombong. Tuhan subhanahu wa ta'ala menenggelamkannya ke dalam bumi. Dia meronta-ronta alasannya tersiksa di dalam bumi hingga hari Kiamat terjadi”. (HR. Bukhari, 3485)

“Pada hari Kiamat nanti Tuhan subhanahu wa ta'ala tidak akan memandang orang yang menyeret kainnya alasannya sombong” (HR. Bukhari 5788)

Terkait halnya dengan pakaian yang dibawah mata kaki, maka perbuatan itu melanggar perintah Tuhan subhanahu wa ta'ala dan Rasul-Nya. Ketika di katakan dalam hadist, Ada lima hadist terkait yang disebutkan dalam hadist Bukhari. Disebutkan dalam shahih Bukhori

Pada masa itu pakaian di bawah mata kaki ialah simbol kebanggaan. Beberapa ulama mengatakan bahwa boleh pakaian di bawah mata kaki asalkan tidak sombong.

Namun Dr Zakir Naik mengatakan, yang harus diperhatikan pada sabda Nabi Muhammad SAW Bahwa Tuhan subhanahu wa ta'ala tidak akan melihatmu pada hari selesai zaman bila alasannya sombong. Namun Tuhan subhanahu wa ta'ala tetap menghukummu bila kainnya dibawah mata kaki, baik alasannya sombong maupun tidak.

Harus disadari bahwa isbal ialah kesombongan bahkan hingga hari ini. Jika hal itu merupakan perintah Tuhan subhanahu wa ta'ala dan RasulNya maka tidak ada alasan bagi Muslim untuk membantahnya.

Beralasan hingga engkau meninggalkan perintah Rasulullah shallallahu alaihi wasallam itu juga bentuk kesombongan.

Kamu memang akan tampak ibarat pelawak, Namun bila Tuhan subhanahu wa ta'ala dan Rasulnya ridho maka hal itu bukanlah masalah. Justru dikala kau tetap melakukannya maka itulah kesombongan. Ungkap Zakir Naik.


sumber : infoyunik.com

Sumber https://social-trenz.blogspot.com
loading...

Related : Sering Dianggap Sepele, Inilah Hukumnya Jika Pria Berpakaian Melebihi Mata Kaki.. Bantu Sebarkan!