Hijab Terbaru | Tifs Cinta Dan Kasih Sayang

Kamu Orang Yang Baik, Suatu Hari Nanti Kau Niscaya Akan Mendapat Orang Yang Juga Baik

“Kamu orang baik yakinlah suatu ketika nanti niscaya kau akan dipertemukan dengan pria yang baik”. Begitulah nasehat semua teman-temanku ketika saya tiba pada mereka dalam keadaan menangis. Menagisi seorang pria yang tidak punya hati namun masih saja saya cintai sepenuh hati.
Aku tidak tau apakah saya memang orang yang baik menyerupai yang mereka katakan atau kalimat itu hanyalah penyemangat untukku, namun yang niscaya ucapan mereka itu cukup menengkan bagiku meski ketika itu hatiku terus berkata saya ingin ia dan saya berharap biar itu akan terjadi.
Aku Ingin Meyakini Bahwa Aku Pada Akhirnya Bisa Mendapatkan Laki-Laki Yang Baik Seperti Kata Mereka
Saat mereka menunjukkan nasehat itu padaku, saya ingin sekali meyakininya, namun hatiku tidak sanggup bohong kalau saya masih sangat ingin kalau orang yang baik itu ialah dia, ia yang bermetamorfosis baik padaku.
Tapi Sesakit Apapun Dia Menyakitiku Harapku Dia Bakalan Bisa Berubah Melihat Kesungguhan Cintaku
Entah sudah seberapa sering dan seberapa banyak teman-temanku menasehatiku untuk melupakannya saja namuh saya selalu berkata pada mereka kalau saya hanya ingin dia, saya hanya cinta dia.
“Jangan terbelakang ia tidak akan berubah” begitulah jawab mereka padaku, jawab mereka selalu sama ketika saya selau tiba manangis sebab diskiti pria itu.
Saat Mereka Memberikanku Nasehat Aku Sadar Kalau Aku Sedang Mencintai Laki-Laki Brengsek Tapi Aku Masih Selalu Cinta
Aku sadar kalau saya sedang menyayangi pria brengsek menyerupai kata teman-temanku. Tapi yang tidak sanggup saya lakukan ialah saya tidak sanggup mengikuti apa kata mereka meski saya sangat ingin.
Bahkan ketika itu akupun menyampaikan pada mereka tolong kerikil saya untuk sanggup melaksanakan itu semua. Dan mereka hanya menatapku dengan ratapan tidak tega, mereka melihat seolah sanggup mencicipi hatiku yang terluka.
Kamu Orang Yang Baik Kamu Pantas Mendapatkan Orang Yang Lebih Baik Dari Dia, Lupakanlah Laki-Laki Berengsek Itu
Saat mereka menasehatu denga menyampaikan lupakanlah pria berengsek itu saya sanggup melihatnya betapa besar impian temn-temnku untuk membuatku lepas dari pria tidak tau diri itu dan hidup senang menyerupai yang mereka katakan.
Saat itu juga saya sanggup menyadari betapa brengseknya pria yang saya cintai sampai-sampai teman-temanku sangat ingin membuatku lepas darinya.
Lupakanlah Pelan-Pelan Dulu Kamu Pasti Bisa Melakukan Itu Semua, Ayo Coba Dulu Jangan Mengatakan Tidak Bisa Jika Kamu Masih Belum mencobanya
Mereka membujukku dengan cara memintaku untuk melupakannya secara pelan-pelan dulu. Mereka memaksaku untuk mencobanya dulu meski saya menyelanya dengan menyampaikan saya tidak sanggup melupakannya, saya ingin dia.
Suatu Saat Nanti Dia Pasti Akan Menyesal Telah Menyia-Nyikanmu Dan Akan Mencari-Carimu
Percayalah nanti ia akan menyesal telah menyakitimu, pergilah tinggalkan ia kalau kau memang berharga baginya, ia niscaya aka mencarimu memohon-mohon padamu untuk kembali. Kamu niscaya berharga baginya, ia niscaya akan merasa kehilanganmu percayalah itu.
Pergilah dulu, lupakanlah cobalah jatuh cinta pada orang yang gres dulu. Setelah itu jikalau nanti ia mngejar-ngejarmu terserah kau ingin kembali apa tidak tapi saya harap kau tidak lembali. Karena ia terlalu berengsek untukmu dan kau terlalu baik untuk dia.
Aku tidak tau apakah nasehat panjang dari temanku itu benar atau tidak tapi dalam hatiku ada rasa ingin meyakininya. Terlebih temanku menyampaikan kalu ia pernah mngalami menyerupai apa yang saya alami sekarang.

duapah.com
loading...

Related : Kamu Orang Yang Baik, Suatu Hari Nanti Kau Niscaya Akan Mendapat Orang Yang Juga Baik